Ucapan ‘Selamat Natal’

Ucapan ‘Selamat Natal’

Seorang kawan muslim bertanya kepada saya soal ucapan ‘Selamat Natal’.

Maka saya menjawab begini:

Bagi yang berpikiran bahwa ‘Hari Natal’ adalah kelahiran Nabi Isa sebagai ‘anak Tuhan’, maka mengucapkan selamat Natal, tentu saja haram hukumnya.

Bagi yang berpikiran bahwa tanggal 25 Des adalah ‘hari lahirnya’ Dewa Matahari sebagai dewa utama sesembahan agama pagan, sebagaimana sejarah perayaan hari tersebut di Eropa, maka mengucapkan Selamat Natal, juga haram hukumnya.

Bagi yang berpikiran bahwa tanggal 25 Desember itu tidak ada hubungannya dengan kelahiran Nabi Isa sebagai anak Tuhan maupun Dewa Matahari sebagai Bapaknya para Dewa – karena Nabi Isa maupun Dewa Matahari memang tidak terlahir di tanggal tersebut – maka mengucapkan Selamat ‘Ber’-Hari Natal adalah pengucapan ‘selamat hari raya’ yang biasa-biasa saja…

Dan bagi yang ‘ragu-ragu’, sebaiknya tidak usah mengucapkan apa-apa, karena Allah dan rasul-Nya memang melarang kita untuk berada dalam keragu-raguan…

~ salam ~

www.agusmustofa.com

Gambar diambil dari : www.gopixpic.com

Advertisements

One thought on “Ucapan ‘Selamat Natal’

  1. apakah maslah ucap mengucapkan selamat natal hanya berhenti di situ saja, yakni masalah keyakinan? apakah tendensius perayaan sebagai ta’dzim atau pembenaran terhadap nilainya juga diabaikan ustadz, karena bicara ini bukan bicara individu perindividu tapi masyarakat/umat/ dan sistem kehidupan? bagaIMANA HALNYA DENGAN ITU?

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s